menjilat penjilat
tulisan sy kali ini nga lebih dari menuliskan kembali apa-apa yang sy denger belakangan ini, sebelumnya perlu di informasiin kalo sy baru pindah kerja dari perusahaan lama, perusahaan bangkrut bukan karena kita kehabisan kerjaan, nga dapet kerjaan, ato hal pesimis lainnya, tapi ada tikus koruptor di tubuh perusahaan itu sendiri. awal analisa sy nih tikus korup bukan untuk kepentingan sendiri melainkan supaya roda perusahan tetap berjalan, tapi apa disangka ada kepentingan pribadi juga disana, disinilah sy korban phk yang cuma terima pesangon 1x gaji. but its okay.. dengan hati terluka, sy di terima disebuah lab yang menganalisa used oil, even gaji masih di bawah yang lama, sekali lagi gw sukuri hal ini sebagai bagian dari perjalanan hidup sy, indah memang, karena makin luas network sy.
mmm.. sejalan dengan pindahnya saya di lab ini, ada lagi cerita tentang lika liku dunia kerja, di kantor yang lama sy ngerasa semua karyawan adalah sahabat sy, disamping tiap orang punya kerjaan masing2 jadi tiap orang punya kesempatan yang sama untuk tampil cemerlang, berbeda di lab ini.. temen satu ruangan sy udah kerja 15 tahun, sebagai karyawan kontrak, kesempatan nya untuk berkembang di kebiri, adakah keinginan untuk jadi pekerja tetap? sy sempat bertanya padanya, dan jawabanya ada sih, tapi kayaknya nga mungkin deh… menilik dari sini, sy jadi ragu sama janji2 yang diucapkan boz sy, katanya sy mo diangkat lah kalo kerja bagus… lah karyawan lama apa kabarnya, kerjanya apa nga bagus kalo tetap dipertahankan sampai 15 tahun. setelah hampir 1 bulan kenal teman sy itu, sy jadi tau ada penjilat disini, mmm penjilat.. sy jadi berpikir usaha kita untuk perusahan yang sudah maksimal bisa tertutup karena si penjilat ini. semua salah jadinya.. wuff.. lalu bagaimana harus menyikapinya.. haruskan kita menjadi penjilat bagi penjilat itu sendiri… pada akhirnya bukan kan kita adalah kumpulan penjilat dilingkungan penjilat itu sendiri.
jadi apa makna “yang penting kita kerja bener, kasih yang terbaik untuk perusahaan” yah.. siap2 ajah jadi penjilat untuk para penjilat itu sendiri.. dan sadar nga penjilat2 ini banyak banget di lingkungan pemerintahan.
n here i am.. sy di terima disalah satu perusahaan milik pemerintah, even sk belum keluar, dapatkan sy bertahan tidak menjadi penjilat diantara penjilat yang menjilat.
wuff.. ilmu ku.. ku harap berfungsi disini tanpa perlu menjilat..
berubahlah, bergeraklah untuk yang lebih baik walau harus berani menjadi warna yang lain sendiri.
speak up.. jangan mau mati karna di fitnah penjilat..

Bahan:
Asam Padeh DAGING atau IKAN